Pembunuhan Satu Keluarga Di Bekasi, Advokat Muda Batak Surati Kapolri

Kamis, 15 November 2018, 10:49 WIB | Laporan: Widya Victoria

Gaban Diperum Nainggolan sekeluarga/Repro

Advokat Muda Batak (Amuba) meminta pelaku pembunuhan sadis terhadap satu keluarga di Pondok Melati, Kecamatan Bekasi, Jawa Barat, dihukum seberat-beratnya.

Gaban Diperum Nainggolan (38) bersama sang istri, Maya Boru Ambarita (37) juga dua anaknya, Sarah Boru Nainggolan (9) dan Arya Nainggolan (7) ditemukan tewas bersimbah darah di tempat tinggal mereka, Jalan Bojong Nangka II, RT 002 RW 07, Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi pada Selasa pagi (13/11).

"Kami dari Advokat Muda Batak merasakan duka mendalam atas pembunuhan itu. Kami meminta Kapolri beserta jajarannya mengusut tuntas pembunuhan itu. Ini kekejian dan kebrutalan yang harus dihentikan. Jangan sampai terulang hal-hal yang sama,” ujar Ketua Umum Amuba, Jhohannes Situmorang, Kamis (15/11).

Dia yakin jika aparat kepolisian serius dapat mengungkap dan menangkap pelaku pembunuhan sekeluarga. Amuba, kata Jhohannes, telah menyurati Kapolri agar mengusut tuntas kasus tersebut dan menegakkan hukum setegak-tegaknya sesuai sesuai amanat pasal 1 ayat 3 UU 1945.

“Kami menyatakan sikap mendukung, serta turut mengawal kepolisian agar menemukan titik terang menangkap pelaku dan menyelesaikan secara tuntas dengan mengungkap fakta pembunuhan tersebut yang sebenarnya,”"ujar Jhohannes.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, sampai saat ini, sudah ada 10 orang saksi yang diinterogasi, termasuk mengamankan beberapa barang yang diduga berkaitan dengan kejadian tersebut.

"Baju korban. Semua yang ada kaitannya kami jadikan barang bukti. Ya ada banyak, tidak bisa saya sampaikan semuanya. Yang penting ada kita kumpulkan," kata Kombes Pol Argo di Polda Metro Jaya, Jalan Jendral Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu kemarin (14/11).

Ia mengatakan, saksi-saksi yang diperiksa merupakan keluarga, tetangga, dan pihak-pihak yang mengetahui kejadian tersebut.

"Kami belum bisa memastikan itu, ya itu bagian dari metode induktif yang akan kami lakukan. Artinya bahwa tersangka ini jumlahnya berapa, kami belum bisa memprediksi, belum ada keterangan-keterangan atau petunjuk," katanya.

Diperum bersama sang istri Maya Boru Ambarita (37 tahun) ditemukan sudah tak bernyawa di ruang televisi. Sementara dua anak mereka, Sarah Boru Nainggolan (9 tahun) dan Arya Nainggolan (7 tahun) di kamar tidur mereka.

Pasangan suami istri itu merupakan pengelola kontrakan milik kakak kandung Diperum, Douglas Nainggolan.[wid]

Kolom Komentar


loading