KPK Cegah Anak Buah Samin Tan Ke Luar Negeri

Selasa, 18 September 2018, 20:37 WIB | Laporan: Arif Hidayat

Febri Diansyah/Net

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mencegah seorang saksi kasus dugaan suap proyek pembangunan PLTU Riau-1 ke luar negeri.

Saksi tersebut yakni Direktur Perseroan PT Borneo Lumbung Energi & Metal, Neni Afwani. Sama seperti Samin Tan, pencegahan Neni selama enam bulan kedepan.

Jurubicara KPK Febri Diansyah menjelaskan pencegahan terhadap Neni untuk merupakan kepentingan penyidik dalam mengusut kasus yang meyeret tiga tersangka itu.

"Dilakukan pelarangan ke luar negeri terhadap saksi Neni Afwani, swasta selama 6 bulan ke depan untuk membantu proses penyidikan agar saat dibutuhkan keterangan saksi, yang bersangkutan tidak sedang berada di luar negeri," ujar Febri di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (18/9).

Dalam kasus ini KPK telah menetapkan tiga orang tersangka. Mereka yaitu pemegang saham BlackGold Natural Resources Johannes B Kotjo, Wakil Ketuq Komisi VII DPR RI Eni M Saragih, dan mantan Menteri Sosial Idrus Marham. [nes]
Editor:

Kolom Komentar